Wujudkan Minat Baca Generasi Literer
Sastrawan terkemuka Indonesia Tere Liye, Kamis, 30 Maret, hadir
di Sosialisasi Perpustakaan Bersama Sastrawan se-Sulsel. Acara
berlangsung di Hotel Sahid Makassar yang diselenggarakan
Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Provinsi Sulsel. Menghadirkan Narasumber, Kepala Perpustakaan
Nasional RI, Drs. Muh. Syarif Bando, MM, Budayawan Anggota DPD RI, Dr. H. Ajiep
Padindang, Penanggung Jawab Kegiatan, H. Syahruddin Umar, Kepala Bidang
Deposit DPK Prov. Sulsel dan dimoderatori oleh Nurfitri Ishak.
Peserta yang terdiri dari Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis, Komunitas Ruang Abstrak Literasi, AsosiasiPenulis Profesional, Makassar Creative Society, Komunitas
Pecinta Buku, Asosiasi Guru Penulis, Ikatan Pustakawan Indonesia, para sastrawan, budayawan,
mahasiswa dan pelajar serta sejumlah aktivis dan penggiat literasi di daerah ini
yang sangat antusias dan responsif terhadap pemaparan para pemateri. Tere mengatakan kegiatan
membaca yang dibiasakan sejak dini sesuai kemampuan sehingga
menghasilkan semangat dan kreativitas. "Meski banyak sastrawan terkemuka pada masa kecilnya
mengalami kesulitan membeli buku, tapi aktivitas membaca secara konsisten
mereka lakukan seperti mengunjungi perpustakaan," Imbuh Tere.
Dalam sambutannya, Syarif mengatakn tujuan diadakan kegiatan ini agar minat
baca tetap ada dengan tingkat intelektualitas dan kesejahteraan masyarakat.
Minat membaca dan kecintaan buku harus dipacu sehingga meningkatkan
wawasan dan ilmu pengetahuan. "Perpustakaan Nasional RI mengapresiasi
niat baik dari pemerintah Sulsel yang telah menyadari betapa
pentingnya kebiasaan membaca bagi masyarakat," katanya. (ind)
Sastrawan terkemuka Indonesia Tere Liye, Kamis, 30 Maret, hadir
di Sosialisasi Perpustakaan Bersama Sastrawan se-Sulsel. Acara
berlangsung di Hotel Sahid Makassar yang diselenggarakan
Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Provinsi Sulsel. Menghadirkan Narasumber, Kepala Perpustakaan
Nasional RI, Drs. Muh. Syarif Bando, MM, Budayawan Anggota DPD RI, Dr. H. Ajiep
Padindang, Penanggung Jawab Kegiatan, H. Syahruddin Umar, Kepala Bidang
Deposit DPK Prov. Sulsel dan dimoderatori oleh Nurfitri Ishak.
Peserta yang terdiri dari Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis, Komunitas Ruang Abstrak Literasi, AsosiasiPenulis Profesional, Makassar Creative Society, Komunitas
Pecinta Buku, Asosiasi Guru Penulis, Ikatan Pustakawan Indonesia, para sastrawan, budayawan,
mahasiswa dan pelajar serta sejumlah aktivis dan penggiat literasi di daerah ini
yang sangat antusias dan responsif terhadap pemaparan para pemateri. Tere mengatakan kegiatan
membaca yang dibiasakan sejak dini sesuai kemampuan sehingga
menghasilkan semangat dan kreativitas. "Meski banyak sastrawan terkemuka pada masa kecilnya
mengalami kesulitan membeli buku, tapi aktivitas membaca secara konsisten
mereka lakukan seperti mengunjungi perpustakaan," Imbuh Tere.
Dalam sambutannya, Syarif mengatakn tujuan diadakan kegiatan ini agar minat
baca tetap ada dengan tingkat intelektualitas dan kesejahteraan masyarakat.
Minat membaca dan kecintaan buku harus dipacu sehingga meningkatkan
wawasan dan ilmu pengetahuan. "Perpustakaan Nasional RI mengapresiasi
niat baik dari pemerintah Sulsel yang telah menyadari betapa
pentingnya kebiasaan membaca bagi masyarakat," katanya. (ind)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar