31 Mei, 2015

Donor Darah? Siapa Takut...



DONOR DARAH? SIAPA TAKUT.



Nah, andai kalimat ini, bisa saja semua orang katakan. Tapi tidak jarang, lima dari sepuluh mereka hanya menunda niatnya. Alasannya apa? TAKUT.

Nih yah, aku kasih tau ke kalian... Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Bagi saudara saudara yang masih muda, masih sehat sehat, tunggu apa lagi... 

MANFAAT DONOR DARAH

  • Menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Hal ini diduga disebabkan oleh menurunnya kadar zat besi dalam darah, yang ikut keluar bersama dengan darah. Kelebihan zat besi diperkirakan merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.
  • Mendapat tes kesehatan mini secara gratis. Pendonor biasanya akan menjalani beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan tekanan darah, hemoglobin, denyut nadi dan suhu tubuh. Begitu pula setelah darah diambil, darah akan diperiksa untuk beberapa jenis penyakit seperti HIV, hepatitis, dll. Di beberapa tempat, pendonor bahkan bisa memperoleh pemeriksaan kolesterol darah secara gratis. Pendonor akan diberitahu jika darahnya mengidap salah satu penyakit tersebut, sehingga secara tidak langsung, rutin mendonorkan darah bisa menjadi sarana pemeriksaan kesehatan kecil-kecilan yang rutin pula.
  • Aliran darah akan menjadi lebih baik dan lancar.
  • Riwayat menderita penyakit serius atau bedah mayor
  • Pernah menjalani operasi/tindakan gigi yang rumit
  • Baru saja mengalami penyakit infeksi
  • Baru saja menjalani imunisasi dalam empat minggu terakhir
Tapi ada juga saudara saudara yang tidak dibolehkan donor darah...

BERIKUT TIDAK DIPERBOLEHKAN MENDONORKAN DARAH:
  • Menderita batuk berat, nyeri tenggorokan, atau “cold sore” yang aktif
  • Mengkonsumsi antibiotik atau baru saja menyelesaikan konsumsi antibiotik dalam 7 hari terakhir
  • Hamil atau baru saja melahirkan dalam 6 bulan terakhir
  • Menderita hepatitis A atau sakit kuning dalam 12 bulan terakhir
  • Menjalani proses tindik telinga atau tubuh dalam 4 bulan terakhir
  • Memiliki tato dalam 4 bulan terakhir
  • Baru mengunjungi daerah endemik malaria dalam 6 bulan terakhir
  • Mendapat ekstrak kelenjar hipofisis (bahan yang digunakan dalam hormon pertumbuhan dan terapi kesuburan sebelum 1985)
  • Menderita hepatitis B
Pada dasarnya, donor darah sangat aman, meskipun beberapa orang mungkin dapat menderita efek samping ringan, seperti:
  • Memar pada daerah bekas suntikan untuk pengambilan darah
  • Nyeri pada lengan bekas suntikan
  • Pusing dan pingsan
Efek samping seperti  pusing dan melayang masih terasa selama 2 hari, hal ini bisa saja merupakan efek samping dari donor darah namun tidak membahayakan. Cobalah beristirahat, menghindari kerja berat, dan mengkonsumsi air putih yang cukup, minimal 2 L perhari, dan makanan bernutrisi seperti ayam, telur, daging, sayur hijau dan buah-buahan untuk mengembalikan stamina Saudara. Jika rasa pusing dan melayang masih berlanjut dalam 3 hari ke depan, maka sebaiknya Saudara memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui tekanan darah Saudara dan apakah ada infeksi lain yang Saudara derita.

Tentunya semua itu, harus diiringi dengan usaha dan doa. Dengan niat baik, InshaAllah ada jalan.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...