26 Desember, 2014

Midnight at My home

TENGAH MALAM



Versi tidur bangun :
Tengah malam.
Rasanya ungkapan tersebut bukanlah hal yang baru ku alami.
Karena bisa dibilang wujudku ada di tengah malam haha. Emang hantu?
Tengah malam.
Tidak terlepas dengan bau dan suara.
Dulu waktu kecil,
aku selalu terbangun karena :
1. suara tangisan bayi
2. suara tumbukan kayu
3. suara gerak jalan
Nah. Ke tiganya, di tengah malam. Percaya atau tidak.

Versi begadang :
Tengah malam.
Yah biasa sih, untuk para pelembur sejati.
Utamanya mahasiswi yang deadline kerja tugas haha.
Pernah beberapa kali aku sering mencium :
1. bau parfum strawberry di kamarku dan hanya seketika lewat saja
2. bau parfum minyak nyong-nyong di kamarku dan baunya itu menyengak sekali
Nah, aku sih pastikan yah tetanggaku yang pakai parfum. Tapi setelah dipikir-pikir, masa iya sih, tengah malam begini doi mau kepesta? Huaa tidakmungkin kan?
Hmmm kalau ketik begini, merinding jadinya.
Dari pada jadinya horor, dan alur ceritaku ini makin tak beraturan.
Aku tarik nafasss panjang dulu dan kemudian *tarik bantal*
Etz hari ini aku mendengar suara obeng dan orang bersiul.. Huaaa Apa jangan-jangan?
Jangan-jangan MALIINNNGGGGG....

25 Desember, 2014

Keunggulan Pohon Cemara Maupun Pohon Pinus

Semoga bermanfaat Informasinya.

Pohon cemara maupun pohon pinus merupakan salah satu tanaman wajib ada saat Natal. Pohon ini kemudian dihias dengan aneka lampu dan boneka yang menjadikannya sebagai dekorasi cantik untuk menyemarakkan suasana Natal.





Meskipun kini sudah banyak dijual pohon Natal plastik masih banyak orang yang setia menggunakan tumbuhan cemara hidup saat Natal dan untungnya, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari tumbuhan ini.
Seperti dilansir dari laman Health, Rabu (24/12/2014) ini manfaat pohon pinus serta cemara dalam kehidupan.
1. Mengandung Vitamin C
Menurut legenda, penjelajah Prancis Jacques Cartier pernah terjebak di suatu wilayah. Pada kondisi itu, ia dan kru menghadapi kematian karena penyakit kudis. Untungnya ia bertemu dengan kepala suku setempat dan diberikan seduhan teh pinus.
Hal ini pun membuat penasaran ilmuwan Prancis bernama Jacques Masquelier di tahun 1940 menemukan fakta bahwa kulit kayu pinus mengandung Vitamin C.
Penelitian pun dilanjutkan, Masquelier menguji pohon cemara laut dan ternyata kaya senyawa antioksidan berisi flavonol dan bioflavonoid. Kandungan tersebut kemudian diolah menjadi suplemen makanan bernama Pycnogenol.
2. Redakan stres
Ditambahkan dari Telegraph, Rabu (24/12/2014), seorang psikolog lingkungan di University of Surrey, Dr Birgitta Gatersleben mengatakan pohon natal dapat membantu orang sembuh dari stres.
"Ada banyak bukti bahwa pohon cemara dikaitkan dengan kesejahteraan dan kepuasan dalam kehidupan. Artinya, pohon natal memberikan nuansa alam yang dapat menekan stres dan mencegah sakit mental," katanya.
3. Redakan bronkitis maupun batuk
Aroma pohon pinus tak hanya baik untuk emosi Anda, minyak yang dihasilkan dari pohon ini baik untuk meredakan batuk dan sinus. teteskan tiga kali minyak pinus ke dalam bak berisi air panas, kemudian hirup uapnya.
4. Bantu redakan sakit otot
Tambahkan lima tetes minyak pinus (P. pinaster) ke dalam dua sendok minyak makan kemudian pijat nyeri pada otot. Jangan gunakan minyakt pinus jenis P. sylvestris karena dapat membuat iritasi kulit.


Lestarikan pohon cemara.
Semoga bermanfaat.

***

21 Desember, 2014

Penemu Retorica

Assalamualaikum para penggemar kami.
Bagaimana kabarnya ? Hayooo.....
Edisi desember..yukk tengok..

Kami adalah penemu Retorika.
Eh maksudnya Retrica. Yang applikasi foto itu.
Sumpah menyambung, saking senengnya install Retorica..

Tes...

Terimakasih yah sudah selalu setia membaca blog ini..
Tanpa kalian, kami gak akan seperti ini..
Alhamdulillah... (Love you all my fans) #Ala-ala-fans

Ini mereka :
Pada kacamata, ala anak gaul gitu. Ah manis-manis anak-anaknya.
MasyaAllah.. Anak Mandar, Sidrap, Germany :D .
Pantas mereka cakep :D

Ah maafkan kami. Dan inilah kami...tadaaaangggg....

Penemu Retorica hehehe.








19 Desember, 2014

17 Desember, 2014

I Will Keep You, Mamah

Dear Mamah,

Kalau kemarin dan hari ini, aku banyak salah, maafkan  anakmu ini Mah. Terlalu banyak dosa yang kuperbuat, hingga ku tak tahu engkau sedih. Kadang aku ingin menjadi anak yang dimengerti. Aku ingin mamah selalu ada di sampingku. Baik senang mau pun susah. Tidak peduli musim atau pun dream. Dipikiranku, mamah selalu ada untukku. Bahkan mamah selalu sabar mengahadapi anak seperti ini. Aku memang tidak banyak bicara terkadang aku sering tidak memperhatikan seseorang berbicara. Aku sering berhalusinasi dengan hati dan pikiranku ketika setiap waktu tapi, aku talk-active ketika sesuatu itu yang ku suka dan over talk-active ketika sesuatu itu tidak ku suka. Dan mamah selalu saja sabar mengahadapiku.



Aku mungkin terlahir dengan sangat dekat kasih sayang mamah. Kerasnya kehidupan pun, kasih sayang itu selalu menyiramiku dari sang mamah. Betapa beruntungnya aku, kala itu.

Mungkin aku baru menyadari, hidup ini memang keras. Hidup yang penuh pengorbanan. Bagiku, hidup bukanlah suatu sandiwara. Jika ada seseorang yang mengatakan : Hidup adalah sandiwara, manusia sebagai pemainnya. Aku pikir jika hidup dilayakkan sandiwara. Kasian sekali nasib mereka. Hidup itu sekali seumur hidup, manfaatkan hidup ini. Manfaatkan dengan pengabdian. Jangan bersandiwara. Bersandiwara akan menyesakkan. Entah mengapa aku tidak suka hal itu. Jika ada yang ingin disampaikan atau ada hal yang salah, tolong beritahu. Jangan seolah bersandiwara. Mungkin dari kecil, aku selalu cerita sama mamah, terutama yang mengganjal di hati dan pikiranku. Tidak kubiarkan terus menerus larut dalam hidupku. Dan ketika aku salah, aku tidak akan segan-segan bersembunyi. Karena mamah mengajarkanku untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Tapi, seiring beranjaknya waktu. Hidup bagaikan rolling-coaster, permainan anak-anak. Mamah sakit, aku tidak tahu harus menyandarkan serpihan hidup ini ke siapa lagi. Tidak mungkin aku meminta mamah untuk mendengarkan ceritaku ini. Tidak mungkin aku meminta mamah untuk ada di sampingku di saat-saat ini sementara mamah sakit. Aku sadar, aku harus dewasa. Belajar untuk berdiri. Adakalanya aku harus menyampaikan pesan hati dan pikiranku ke semesta. Aku harus lebih memperhatikan dan menjaga mamah. Sekarang aku harus mampu memposisikan diriku, di mana mamah sangat membutuhkanku. Aku harus mampu mendengarkan curahan mamah dan lebih fokus ke mamah. Yang mana di waktu kecil, aku lah sang anak yang menangis jika mamah tidak ada di rumah.  Mamah segalanya bagiku.  Ku harap, aku mampu menjadi anak yang diharapkan dan menjadi anak yang berbakti. Semoga mamah tidak kecewa apa yang kulakukan selama ini. Sebisa mungkin, jangan ada keringat yang membasahi kulitmu mah. Karena I will keep you, Mamah.

Yours,
Indi

***

15 Desember, 2014

Sastra Kepulauan 2014

Kegiatan ini diadakan di Benteng Rotterdam Makassar, selama 2 hari.
Beliau sastrawan-sastrawan yang luar biasa : Riri Riza, Dewi Lesmana, Aslan Abidin, dan masih banyak lagi.
Ada banyak kegiatan yang diadakan oleh sastrawan-sastrawan berbakat di sini.
Lomba puisi, lomba akustik, workshop sastra, dialog sastra kepualauan, teater sastra makassar, pemutaran films dan lain-lain.





































Sekarang, Sebelum terlambat, junjunglah sastra dan budayamu. Kamu cukup bangga, sebelum kamu menyesal. (Indriani a.k.a Indikatze) 2014.

Cc - Terimkasih menjadi sahabat 2 hari kedepan @Ica dan @Wwnp
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...