17 September, 2012

Sok Sibuk :D

Antara Rumah Sakit dan Kampus. Pulang kampus, menyempatkan diri untuk mengunjungi RS, di mana My Grandfa dirawat, sekaligus menemani keluarga di sana yang menjaga my grandfa. Keadaanpun, semakin memburuk, melihat situasi yang akhir-akhir ini menyibukkan. Membagi waktu adalah tidak mudah, tapi sejujurnya mudah :D Walaupun cobaan dan rintangan Saya untuk stay di RS, Sebenarnya itu hal yang lazim, ketika Saya mendengar suara tangisan di malam hari, angin kencang di malam hari, caci dan maki, fitnah, korban fisik mental, WC yang begitu menghawatirkan, bau RS yang sangat sangat membuatku untuk tidak nafsuh makan dan semangat, melihat suster-suster yang bolak-balik begitupun dengan pasiennya, melihat tetangga kamar sebelah yang sekarat dan ada juga yang meninggal dan lain sebagainya. Itulah Rumah Sakit. Besok, nenek akan di oprasi, doakan yah semuanya :) semoga lancar dan beliau cepat sembuh.Aamiin.

Tapi, kuliah adalah nomor 1, mencoba untuk menyeimbangkan. Selamat datang Semester 3 :) Itulah dan waktu inilah Saya membuka lembaran baru tentang kuliah pertamaku di semester 3, dimana saat-saat ini adalah, hari tidak bersantai-santai untuk dikatakan.

Melihat situasi begini, saya tidak semangat untuk pulang ke rumah. Karena kenapa? Karena kamarku, yang bisa dibilang sudah di bom sama Nagasaki hihi hancur kacau galau :D. Jangan ditiru :D . Ok, Saya lagi ngeupload foto" situasi my room hihi, sambil bersih-bersih juga nih hihi. You can see :






















Have seen that ? Hihi, I wanna say, cleaning your room now hihi.  Jangan meniru ini yah, anggaplah sensor :p . Semoga ada hikmahnya, walaupun setelah dipikir-pikir tidak ada hikmahnya, maybe :p GUBRAKKKK .
My best friends, anda pasti meragukan antara gudang atau atau ruangan untuk pelampiasan. Setelah dibayangkan, pikiranmu ternyata sama dengan pikiranku hihi Yahh..
Ok, Stop to logging. Cleaning, now. Can you help me ? hihi

13 September, 2012

The Program Of English Literature 2011

 English Camp 2011

Sebentar Lagi English Camp 2012. Kegiatan ini, rutin setiap tahun dilaksanakan jika MABA sudah resmi menjadi keluarga Sastra Inggris. Inilah suasana English Camp di Benteng Somba Opu Makassar 2011. Saya akan flashback about us, masa-masa di mana saya dan teman-teman masih MaBa hihi, untung Saya tidak rewel :D hihi. Karena dlu itu, handphone maba, harus wajib kudu, dikumpul sama senior selama 3 hari, karena ditakutkan akan merekam penampakan di daerah sekitarnya hihi bohong asli :p . Itu karena, agar maba, serius belajar tentang Bahasa Inggris nothing handphone. So Saya mendapatkan foto-foto ini, dari senior hihi, thanks a lot yooh kaka :)

This's Flashback 2011.









TREASURES of Searching 2011
 
Di Kampus UIN Alauddin Makassar









Spending Night 2011

Di kampus UIN Alauddin 2011









That's all. Thanks ur visit :)



05 September, 2012

Dongeng Putri Salju




burung-kuntul

burung-kuntul-2Nun jauh di bagian utara, ada sebuah kerajaan salju, musim dingin di sana sangat panjang, dan hampir sepanjang tahun diselubungi salju. Sedangkan musim panas sangat pendek, dalam sekejap telah berlalu. 







Raja Salju adalah seorang raja yang arif bijaksana, ia mempunyai seorang putri yang cantik yaitu Putri Salju, ia sama seperti ayahandanya baik, karena acap kali memberitahu: "Hanya orang yang berhati baik, baru bisa mendapatkan kebahagiaan yang hakiki."


burung-kuntul-4 






 Setiap hari, saat Putri Salju bersantai, pasti akan berdiri di depan sebuah jendela besar istana kerajaan memandang ke luar. Di pandang dari sana, bisa melihat salju, laut yang telah membeku menjadi gumpalan es, setiap pada saat demikian, ia akan teringat musim panas yang indah, rerumputan yang hijau segar dan sederetan perumpung yang dilalui kuntul yang indah di bawah langit biru, terbayang akan pernikahannya yang akan segera tiba.

 Pada sebuah malam terang bulan yang dingin, putri datang lagi di depan jendela istana, cahaya bulan yang terang benderang bagaikan di siang hari menyinari dengan jelas segala yang berada di luar jendela, udara semakin dingin, di atas kaca jendela mulai diselubungi selapis bunga salju yang halus, lembut dan gemerlapan, sangat indah. Dan terbersit pikiran putri salju melihat pemandangan yang indah itu, "Jika saja bisa memakai mahkota seperti bunga salju ini, oh alangkah indahnya."

burung-kuntul-6 







Suatu hari, seorang tua datang ke istana, katanya ia bisa membuat mahkota yang demikian, namun harus memakai seikat mahkota phoenix yang kusut masai yang tumbuh pada musim semi di atas kepala burung kuntul, dan persis seperti bunga salju. Dengan sangat gembira mata Putri Salju memancarkan sinar ceria: "Ya! Saya memang ingin memakai perhiasan bulu seperti itu, lalu bagaimana baru bisa mendapatkannya?" Orang tua merendahkan nada suaranya, dan membisikkan ke telinga sang putri: "Hanya perlu membunuh seekor burung kuntul."

"Membunuh burung kuntul", mata sang putri menjadi redup, "Tidak, Tidak."

Putri terbayang akan burung-burung besar yang indah itu yang terbang melintas di atas langit pada musim panas, bagaimana boleh saya berbuat demikian? Namun, bagaimana dengan mahkota yang indah itu? Lama sekali sang putri tidak dapat mengambil keputusan, dengan demikian tidak lama kemudian, putri salju lalu berdiri di depan jendela besar yang digemarinya dan merenungkan dalam-dalam. Tidak lama kemudian tertidur.

Dalam mimpinya, putri melihat si orang tua membawa sebuah mahkota yang indah sekali memakai kotak emas, bulu yang halus dan putih bersih, butir-butir berlian yang berkilauan. Sang putri yang memakai perhiasan mahkota, sangat mempesona dalam pernikahannya, semua orang melongo oleh paras putri yang cantik.

Di musim panas setelah pernikahan itu, putri salju dan ayahandanya berkunjung lagi di padang rumput hijau yang sedang bersemi di luar istana, dan masuk ke semak perumpung.










Putri yang terjaga dari tidurnya mengenang kembali suasana dalam mimpinya, jantungnya terus berdetak: "Untung, masih belum membunuh seekor burung kuntul pun. Sang putri merasa bersalah dengan pikirannya yang menginginkan kecantikan sesaat dirinya yang membangkitkan pikirannya hendak membunuh seekor burung kuntul. Sang putri meminta ayahandanya memaklumatkan kepada pejabat dan rakyat seluruh negeri, dilarang melukai makhluk hidup lain hanya untuk beberapa hal yang tidak berarti.

Musim panas telah tiba, dan pernikahan putri salju benar-benar akan dilaksanakan, ketika sang putri yang menggenggam bunga dan mengenakan busana pengantin melangkah keluar dari istana, langit tampak biru cerah, pejabat-pejabat seluruh negeri yang datang menghadiri pernikahan sang putri tidak melihat perhiasan (mahkota) apa-apa di atas kepalanya, namun hatinya yang baik membuat sang Putri Salju tampak semakin menggugah hati.

burung-kuntul-12burung-kuntul-12burung-kuntul-12








Tiba-tiba, di bawah sinar mentari orang-orang melihat di atas langit yang tiada awan sedikit pun melayang seserpih bunga salju yang gemerlapan, ribuan serpihan bunga salju yang bening gemerlap berputar di atas langit, menari-nari, dan semakin lama semakin cepat, serta memancarkan cahaya warna-warni di bawah sinar mentari. Dan tiba-tiba, gumpalan cahaya warna-warni itu berhenti berputar dan tampak sebuah mahkota yang sangat indah, lembut gemerlap bercahaya sangat indah bagaikan berlian yang berkilauan di bawah sinar mentari perlahan-lahan melayang turun ke atas kepala sang putri.
Ternyata, dewi kuntul yang berada di atas langit mengetahui hati sang putri salju yang baik, lalu menggunakan sari mujarab bunga salju menganyam mahkota itu dan dihadiahkan kepada sang putri sebagai penghargaan atas kebaikan hati sang putri salju. Dan sejak itu, kehidupan orang-orang negeri salju semakin makmur sejahtera dan harmonis, semua orang saling memperlakukan dengan baik, melindungi dan menyayangi segalanya, dan negeri salju pun menjadi semakin indah. http://erabaru.net/cerita-budi-pekerti/71-cerita-budi-pekerti/1460-dongeng-putri-salju-dan-burung-kuntul

01 September, 2012

Satu Senyuman Mengantarkan Sejuta Makna

Menyapa Dia, dengan senyuman.

Entah mengapa, saya ingin mengetik tentang hal itu,
mungkin karena baru kali ini saya disenyumi sama orang itu. Yang menurut saya dia jutek, dan lebih cuek dari orang cuek hihi. Well, Saya menyadari bahwa dunia ini tidak kekal, hidup kita akan berubah seiring waktu, jahat menjadi baik, pahit menjadi manis, gelap menjadi terang, dan semua itu membutuhkan proses dan menghasilkan perubahan yang indah luar biasa.
Ketika Saya melihatnya, saya seperti melihat diriku sendiri. Karena begitulah manusia.

Yah semua kebaikan, adalah berasal dari Allah. All Right.
Setelah menyadari itu semua, Dia dan Saya begitu akrab. Mungkin karena dulu, kita hanya diam ataukah mungkin malu akan sesuatu.

Sekarang saya baru mengerti, sungguh indahnya senyuman itu.
Satu senyuman, memberikan banyak hal yang luar biasa. Seperti,
Senyuman terindah bagi seorang guru adalah senyuman siswanya yang lulus ujian.
Senyuman terindah bagi orangtua adalah senyuman bahagia anak-anaknya.
Senyuman terindah bagi pelayan adalah senyuman pemilik yang bijaksana & arief.
Begitu seterusnya…
Karena masih berjuta senyuman indah dari berjuta orang untuk orang lainnya….

Lady Antebellum - Biography

Lady Antebellum Overview
The meteoric rise of Lady Antebellum into one of Nashville’s premier vocal groups is the textbook definition of "overnight success." Most overnight success stories are founded on years of toil and hard work and unwavering perseverance. But shortly after friends Charles Kelley and Dave Haywood moved to Nashville and teamed up with Hillary Scott, the talented trio meshed instantly, and Music City was quick to notice—as did Rascall Flatts, who were summarily dethroned from their six-year reign as the CMA Vocal Group of the Year.
Origins and Early Musical Successes
The origins of Lady Antebellum began when friends, singer Charles Kelley and multi-instrumentalist Dave Haywood, began writing music together in Nashville in 2006. Kelley, who is the brother of singer-songwriter, Josh Kelley, had moved to Nashville from Winston-Salem, North Carolina to pursue a career in country music as a solo artist. Prior to moving to Nashville, he had worked with his brother, John, in construction. In Nashville, Kelley and Haywood, his classmate at the University of Georgia, wrote music together.
Soon, Kelley and Hillary Scott, who is the daughter of country singer, Linda Davis, and musician, Lang Scott, got to know each other through the social networking website, MySpace. Scott, who had previously received major-label interest, agreed to team up with Kelley and Haywood. The trio began making music together under the name Lady Antebellum.
Immediate Notice for the Group
Soon after forming, Lady Antebellum gained quick notice from the Nashville music industry. They began performing around town, and the positive buzz surrounding the group spread like wildfire, which resulted in even higher-profile gigs around town. In 2007, just one year after forming, Lady Antebellum made its recording debut as guest vocalists on adult-contemporary singer, Jim Brickman’s, single, “Never Alone,” which reached No. 14 on Billboard’s Adult Contemporary chart. Capitol Records signed Lady Antebellum in July of 2007 and sent them directly into the studio to record their debut album.
Debut Album Sizzles
Less than two years after forming, Lady Antebellum’s debut single, “Love Don’t Live Here,” was released in September of 2007. A music video for the song followed in December. The single climbed all the way to No. 3 on Billboard’s Hot Country Songs chart in May of 2008. The group’s debut album, Lady Antebellum, was released on April 15, 2008, and it became the first country album by a new duo or group to debut at No. 1 on Billboard’s Top Country Album chart.
The group’s second single, “Lookin’ for a Good Time,” was released in June of 2008. It peaked at No. 11 in December of 2008. The trio achieved its first No. 1 country hit in July of 2009 with “I Run to You.” The album, Lady Antebellum, achieved platinum status with the Recording Industry Association of America signifying shipments of 1,000,000 copies in the United States on October 7, 2009.
Lady Antebellum Gains Momentum
Released on August 24, 2009, Lady Antebellum’s fourth single, “Need You Now,” was the lead-off single to their second studio album, Need You Now. The single debuted at No. 50 on Billboard’s Hot Country chart and became the trio’s second No. 1 hit. In 2008, the group took home the Academy of Country Music trophy for Top New Duo or Group, as well as the Country Music Association (CMA) award for New Artist of the Year. They also received a Grammy nomination in 2008 for Best New Artist, while their single, “Love Don’t Live Here,” earned a Grammy nomination in the Best Country Performance by a Duo or Group category.
In November of 2009, Lady Antebellum upset six-time winner Rascall Flatts in the CMA’s Vocal Group of the Year category. They also took home the CMA award for Single of the Year for “I Run to You.”
Most Popular Lady Antebellum Songs
  • “I Run to You”
  • “Need You Now”
  • “Love Don’t Live Here”
  • “Lookin’ for a Good Time”
Lady Antebellum Discography

El Búho

Mesut Oezil


The first, I’m only like Germany Country because I thought it’s amazing country. The buiding is bigger, education is very good, althought there are not many muslim religion. But it’s not back my felt about Germany hihi.
I knew Mesut Oezil when I read a magazine. So, I searched online about Mesut Oezil. He didn’t know account, maybe. So, however I always admirer him. Btw this’s some profil about Mesut Oezil. You know ? Mesut Oezil was born 15 October th 1988 in Gelsenkirchen, Jerman Barat . (23 Years old, Turki original) El Buho was called in Spanyol is OWL, he very very young in football player in Germany. He joined in Real Madrid since August th 2010 as “gelandang serang” .
Copy from Wikipedia : ——>
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2006–2007
2008–2010
2010-
Schalke
Werder Bremen
Real Madrid
30 (0)
38 (4)

Tim nasional
2006–2007
2007–
2009–
Jerman U-19
Jerman U-21
Jerman
11 (4)
11 (4)
1 (1)
Karier junior
1995–1998
1998–1999
1999–2000
2000–2005
2005–2006
DJK Westfalia 04 Gelsenkirchen
DJK Teutonia Schalke-Nord
DJK Falke Gelsenkirchen
Rot-Weiss Essen
Schalke 04
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...